Daun Berguguran

cursor bertabur bintang

Kamis, 30 Agustus 2012

Melepas Bintang

Mungkin ini puisi terakhir untukmu,
Kamu itu indah, berbeda dan aku tidak bisa mengatakan,
Kita memang beda, beda pendapat, beda kacamata
Ada 1 hal yang belum kita sadari,
1 hal di antara kita yang bisa membuat kita menyatu,

Aku takkan meyiksa diri, aku hanya menjalani apa yang diinginkan hatimu,
Maka kamu berhak menjalani kata hatimu,
Maafkan kalau aku salah,

Aku takkan menghakimi hatimu, kamu berhak atas kebahagiaan, maka kejarlah,
Aku selalu mendoakanmu setiap shalatku..semoga kamu berbahagia.amin
aku punya alasan untuk bersedih, tetapi alasan untuk senang ceria bahagia, aku tidak punya alasan
Maafkan aku jika aku ada salah...

Tetaplah tersenyum dengan gerakan tanganmu...

Selasa, 14 Agustus 2012

Di persimpangan


Aku akan berhenti memikirkanmu... 
dan ku akan benar2 melepaskan ikatan 
di hatiku... 

Aku Hanya akan merubah diriku menjadi 
yang terbaik hanya Karena Allah,, 
Bukan karena menginginkanmu,,,kan ku lepaskan belenggu ini,,, 
yang membuat hatiku semakin rapuh 
karna cinta yang penuh dengan tanda 
tanya... 

Biarlah kau teruskan perjalananmu tuk 
jadi yang terbaik untuk seorang yang kan 
ditakdirkan Untukmu,,, Akupun begitu,, 
Aku kan melanjutkan perjalananku tuk 
jadi yang terbaik Untuk Seorang yang kan 
menjadi Imamku meskipun Itu Bukanlah dirimu... 
karna kini ku telah yakin,,, Jika Aku telah menjadi yang terbaik, 
maka Allah tetap akan memberiku yang 
terbaik pula meskipun Itu bukanlah 
dirimu...Ku harap kau mendapatkan yang 
terbaik,,, 
Dan Doakan Aku agar ku juga mendapatkan yang terbaik hingga ku 
bisa tenang dengan Pilihan-Nya meskipun 
itu bukanlah dirimu...

Senin, 13 Agustus 2012

Aku, kau dan dia

ini cinta yang rumit.... 
Kau dan aku ditakdirkan tak saling memiliki. 
Aku tak bisa mencintaimu seperti yang aku mau.

Namun..., ketika dia hadir dalam hidupmu
di antara kita (aku, kau dan dia)
Aku pun sadar kebahagiaanku pelan-pelan akan memudar. 
Betapa tidak, dia bisa memberimu cinta dan perhatian. 
Menggenggam tanganmu hingga akhirnya kau terlelap di sisinya. 
Dia melakukan semua yang ingin aku berikan kepadamu.

Dan hari ini, aku akan memandangi senja pertama yang kunikmati tanpa dirimu. 
Aku belajar berbahagia untukmu. 
Dan dia yang paling tepat. 
Aku tahu itu...
Tapi....
Bagaimana denganku?????