Mungkin ini puisi terakhir untukmu,
Kamu itu indah, berbeda dan aku tidak bisa mengatakan,
Kita memang beda, beda pendapat, beda kacamata
Ada 1 hal yang belum kita sadari,
1 hal di antara kita yang bisa membuat kita menyatu,
Aku takkan meyiksa diri, aku hanya menjalani apa yang diinginkan hatimu,
Maka kamu berhak menjalani kata hatimu,
Maafkan kalau aku salah,
Aku takkan menghakimi hatimu, kamu berhak atas kebahagiaan, maka kejarlah,
Aku selalu mendoakanmu setiap shalatku..semoga kamu berbahagia.amin
aku punya alasan untuk bersedih, tetapi alasan untuk senang ceria bahagia, aku tidak punya alasan
Maafkan aku jika aku ada salah...
Tetaplah tersenyum dengan gerakan tanganmu...
Kamu itu indah, berbeda dan aku tidak bisa mengatakan,
Kita memang beda, beda pendapat, beda kacamata
Ada 1 hal yang belum kita sadari,
1 hal di antara kita yang bisa membuat kita menyatu,
Aku takkan meyiksa diri, aku hanya menjalani apa yang diinginkan hatimu,
Maka kamu berhak menjalani kata hatimu,
Maafkan kalau aku salah,
Aku takkan menghakimi hatimu, kamu berhak atas kebahagiaan, maka kejarlah,
Aku selalu mendoakanmu setiap shalatku..semoga kamu berbahagia.amin
aku punya alasan untuk bersedih, tetapi alasan untuk senang ceria bahagia, aku tidak punya alasan
Maafkan aku jika aku ada salah...
Tetaplah tersenyum dengan gerakan tanganmu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar